Badai matahari, suatu fenomena yang diperkirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012, (loh? kata Anggoro 2013? hehehe) tidaklah berakibat kiamat, kata Pakar Antariksa dari LAPAN, Dr Thomas Djamaluddin. Tahun 2011-2012, diakui Djamal, di Jakarta, Selasa, adalah puncak aktivitas matahari yang mempunyai periode sekitar 11 tahun, jadi puncak aktivitas matahari pernah terjadi pada 1979, 1989, dan 2000.
Pada saat puncak aktivitas itu, bintik matahari meningkat jumlahnya akibat aktivitas magnetiknya dan mendadak berpengaruh terhadap ruang antar planet.
Pada saat-saat itu frekuensi kejadian lontaran partikel berenergi tinggi dan emisi gelombang elektromagnetik berupa percikannya juga meningkat. Namun menurut dia, badai matahari merupakan bagian dari cuaca di antariksa yang mirip dengan cuaca di bumi, hanya saja sifatnya berbeda.
Ia menjelaskan, badai matahari tidak berdampak langsung pada manusia, namun tetap berdampak pada benda-benda astronomi yang berada di sekitarnya.
Gangguan yang perlu dicermati menurut dia, hanya pada sistem teknologi yang ditempatkan di antariksa seperti satelit komunikasi dan navigasi serta sistem teknologi di bumi yang rentan terhadap induksi partikel energetik dari matahari yang masuk ke bumi lewat kutub.
Bila terjadi badai matahari potensi bahaya hanyalah kemungkinan rusaknya atau terganggunya satelit yang mengakibatkan antara lain gangguan telepon, siaran TV yang memanfaatkan satelit, serta jaringan ATM.
Selain itu, navigasi pada sistem penerima Global Positioning System (GPS) frekuensi tunggal dan siaran radio gelombang pendek juga bakal terganggu akibat adanya gangguan ionosfer. (apa ya? pernah dengernya ionisasi, ah tau deh)
Emang badai matahari bisa mengancam bumi tapi badai matahari yang menghantam bumi akan terhalangi reaksi magnet bumi yang bertepat di Kutub Utara + Kutub Selatan... (beruangnya?) jadi tidak akan mengantam bumi. Akibatnya Badai matahari akan terlihat seperti " AURORA " yang terlihat di Kutub Utara. Aurora itu apa? Aurora mah temen sekelas gue. hahahahaha LUCU! Aurora itu........tanya aja ya sama mbah google. Hehehe
dari tadi gak jelas banget ya
ReplyDeletekok nama gue dibawa2 ya?
ReplyDeletehahaha iya
ReplyDelete